Perkataan “Teman adalah keluarga yang kita pilih” mungkin memang benar adanya..

Duluuuu, saya adalah tipe orang yang cuek2 aja kalo ga punya teman dekat.. Jumlah teman dekat atau sahabat saya memang benar2 bisa dihitung dengan jari.. Selain karena saya pada dasarnya susah akrab sama orang, saya juga kurang suka berteman terlalu dekat dengan sesorang sampai yang rasanya “ga bisa deh kalo ga ada dia.”

Mungkin hal itu baru berubah setelah saya mengenal pacar saya sekarang ya.. I can say that he’s my first bestfriend.. Orang yang mengenal dan memahami saya jauh melebihi saya mengenal dan memahami diri saya sendiri.. Saya bahkan yakin, kalaupun hubungan kami harus putus di tengah jalan, saya dan dia masih bisa menjadi sahabat..

Setelah mulai bekerja di WC sekitar kurang lebih satu tahun lalu, saya baru paham bahwa persahabatan bisa didapat di mana saja, dan kedekatan emosional bisa tercipta dalam waktu yang cukup singkat.. Teman2 saya di WC adalah the kind of people who can make me happy without even trying.. They never fail to make me laugh.. Not even once they’ve ever upset me.. Ajaib memang, mengingat satu tahun (biasanya) terhitung waktu yang cukup singkat untuk saya bisa akrab dengan orang lain..

Mengingat-ingat awal2 saya bekerja di WC, rasanya lucu juga.. Saya sempat tidak PD I can get along well with them.. Kalau baru berkenalan, saya memang orangnya pendieeeem banget, kalem lah gitu.. Sedangkan mayoritas dari mereka anaknya rame bin bawel.. Tapi emang yeee, kalo dasarnya boor mah bocor ajeeee😀.. It takes no effort to get along with them.. Bercanda2 di kantor, celetukan2 ngaco, percakapan di Skype yang ga pernah jelas ujung pangkalnya dan sering kali melenceng jauh dari topik awal, momen2 makan2 kantor yang selalu ditingkahi ucapan “malu2 keabisan,” sampai saling membantu saat ada yang tertimpa kesusahan atau musibah..

We always have each other’s back.. Selalu mengulurkan tangan saat teman butuh bantuan, dalam pekerjaan, dalam kesulitan.. Selalu meluangkan waktu untuk menjawab saat teman memiliki pertanyaan.. Dan selalu tahu cara terbaik menghibur teman yang suasananya hatinya sedang tidak baik.. Seperti layaknya tiap pertemanan, selalu ada masa2 dimana kita sebel dengan salah seorang teman, tapi biasanya tidak pernah lama.. You understand that everybody is unique, everybody is special in their own way..

Yang rewel pengen makan mulu, ada.. Yang bisa mengubah kata apa pun jd lagu, ada.. Yang rutinitas paginya YouTube-an nonton Korea, ada.. Yang ngomong apa pun ujung2nya bokep jg, ada.. Yang doyan ngomelin si bokep, ada jg.. Mr. Gadget, ada.. Pak PM yang paling jago ngeledek orang, ada.. Yang lihai banget nerjemahin sambil nonton film, ada.. Yang senang ngajakin orang masang behel, ada.. Yang suka tidur sambil ngorok di kantor, ada banget.. Anak baru yg suaranya cm kedengeran pas makan2 kantor, ada jg.. Anak baru yg ngintilin Pak PM ke mana2, ada banget.. Hihihi..

All in all, you realize that their jokes are what get you through the day when the workloads seem unbearable.. Well, yeah, and the performance bonuses too.. Hihihi..

Mbak Ambar, Kak Lexy, Kiki, Masjar, Mbak Nana, Wandita, Friska, Reza, Felix adalah orang2 yang tidak pernah saya sangka akan menempati sudut istimewa di hati saya.. Along with the latest additions, Dwita, Friska, and Ipey, plus who already left the office, Untag, are the reasons why I always love going to the office, every single day.. That I will meet them and share hilarious jokes with them make it okay for me to bear the Kuningan-Mampang-Ciganjur hellish traffic jam 5 days a week..

Di setiap pertemuan pasti ada perpisahan.. Sad but true.. Tiga orang sudah berhenti bekerja di kantor ini dan memulai babak baru kehidupannya masing2.. Untag, Kak Lexy, Mbak Nana.. Melepas teman pergi selalu membuat hati pecah berkeping-keping.. Satu kepingan mewakili kesedihan karena menyadari tidak akan melihat mereka lagi on daily basis.. Satu kepingan mewakili kebahagiaan karena menyadari bahwa they leave for good.. Satu kepingan berbentuk doa dan harapan tulus mereka akan menemui hal yang lebih baik di mana pun tempat mendarat yang baru.. Dan kepingan lainnya yang tidak terhitung jumahnya mewakili setiap kenangan dan momen yang pernah kami bagi bersama..

Wajah lama pergi, berganti wajah baru yang siap mengisi.. Mungkin akan tiba juga saatnya bagi saya nanti.. Nanti.. Dan hingga saat itu datang, saya akan menikmati setiap momen saya bekerja di sini.. Menyimpan sebanyak mungkin kenangan di hati..

I love you, Guys..

534839_3492477164765_1656600655_2830065_972579746_n

149413_3492475444722_1656600655_2830058_1112958758_n

532757_3492476844757_1656600655_2830064_499400945_n

465743_3425668234043_1040376345_3190688_1095978465_o

412024_3425722475399_1040376345_3190689_908205271_o

229294_4509680381298_1833901745_n

946808_10151689932889218_1424727932_n

7262_10201074686976978_1869906422_n

“By chance we met.. By choice we became friends.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s