2010.. How u’re being so kind to me ;)..

Berhubung ini sudah hampir akhir tahun, pas nih rasanya kalau saya bikin rekap apa saja yang sudah saya lalui di tahun 2010 ini. Bukannya mau sok-sokan bikin resolusi, ikut-ikutan orang sih, yah cuma buat bahan refleksi aja gitu supaya tahun depan lebih baik dari tahun ini. Hehe.

Yak, di tahun 2010 ini tampaknya Tuhan sayang sekali pada saya, soalnya saya banyak diberi cobaan. Hehe. Saya mengawali tahun ini dengan suasana hati riang gembira. Maklum, 31 Desember 2009 itu saya liburan bareng pacar, jadi tanggal 1nya masih terbawa riang dan hepi. Hehe. Januari-Februari relatif tanpa gangguan. Malah dalam dua bulan ini dua kali saya dan pacar jalan-jalan alias liburan. Akhir Januari jalan-jalannya ke BonBin Ragunan, akhir Februari jalan-jalan ke Kota Tua. Maret saya mulai buat skripsi, yah agak dicoba deh saya. Hehe. Maret pacar saya ulang tahun. Senang rasanya bisa membelikan dia hadiah. Apalagi saya sengaja meluangkan uang jajan saya yang tak seberapa untuk membelikan dia sepatu.. hihi.. Sayangnya di Maret pula si Gntong pacar saya itu gagal mendapatkan kesempatan bekerja di salah satu perusahaan penerbitan terbesar di Indonesia. Gak apa, mungkin belum rezekinya.

Sepanjang April kayaknya otak saya sedang sengkleh. Saya lebih sering bête daripada ga bête. Ga tau deh kenapa tuh. Masuk Mei, suasana hati membaik. Saya selalu suka bulan Mei, karena ini bulan lahir saya. Waktu saya ultah, pacar kasih hadiah sampe borongan gitu dua kado. Hehe. Sepanjang Mei ini saya riang terus. Juni, Juli kayaknya saya dan pacar sering berantem. Karena masalah sepele sih, cuma karena pacar sibuk dengan kegiatan mengajarnya, saya jadi merasa tersisihkan. Agustus masuk bulan puasa. Wah, adem deh hati. Bulan puasa 2 tahun terakhir ini nikmat sekali buat saya. Ga tau kenapa. Tahun lalu mungkin karena excited mau wisuda di UI, jadi bawaannya senang trus. Tahun ini mungkin karena saya di rumah trus, jadi lebih banyak ibadahnya dari tahun-tahun sebelumnya. Ibadahnya lebih khusyuk. Puasa saya juga hanya sedikit yang bolong. Yes! Di Agustus ini juga saya dan pacar resmi 4 tahun bareng-bareng. Hmm, sudah lebih dewasa hubungannya🙂..

September pacar dapat pekerjaan baru di bimbel lain. Bukan hanya mengajar, dia jadi manajer cabangnya. Alhamdulillah, good for him, I said. Tapi ternyata pekerjaan baru dia ini bawa konsekuensi juga karena dia jadi jauh lebih sibuk dibanding dulu waktu cuma ngajar. Alhasil saya jadi sering cari gara-gara minta diperhatiin. Duh, pacar macam apa saya. Oktober-November itu pokoknya banyak cobaan deh unuk hubungan saya dan pacar. Untung selalu diberi jalan yang baik oleh Tuhan, akhirnya damai lagi. Sejak pertengahan tahun ini saya juga mulai galau soal masa depan. Mikirin sudah mau lulus kuliah, sudah harus mulai mikirin nanti mau kerja apa. Apalagi tahun ini saya jarang dikasih uang sama ortu. Kering deh kantong, jadi sering pinjam uang sm pacar. Hiks.

Akhir Oktober, kabar baik menghampiri saya. Saya dapat tawaran mengajar bahasa Inggris di satu SMK di Depok. Wah, girang sekali saya. Karena sekolahnya bernuansa Islami, saya harus pakai jilbab saat mengajar. Saya udah semangat aja tuh. Semua koleksi kerudung mama saya keluarkan dari kardus. Saya belajar gimana pake kerudung yang kelihatan bagus dan cantik. Siap tempurlah pokoknya. Tapi ternyata si sekolah rese itu ga menghubungi saya lagi untuk menginformasikan kapan saya bisa mulai mengajar. Saya sms wakepsek bag.kesiswaan, dia tidak pernah membalas. Saya sms dan telp guru yang pertama menawari saya mengajar di sana, eh katanya nomornya error. Duh, gimana sih ini. Mempermainkan orang deh. Padahal saya sudah dua kali wawancara di sana.

Awalnya sih kesal juga sama sekolah sialan itu, tapi setelah saya pikir-pikir, ada hikmahnya juga saya diperkenalkan dengan sekolah itu. Saya jadi belajar pake jilbab. Sekarang saya sedang memantapkan hati untuk pake jilbab beneran. Mungkin kalau tidak dapat kesempatan “kerja” dis ekolah itu sampai sekarang saya belum terpikir untuk pakai jilbab. Hehe. Karena fokus utama saya tahun ini adalah mencari pekerjaan, beberapa bulan terakhir ini pun saya rajin mengirim lamaran kerja kesana-kemari. Sempat marah juga sih sama pacar karena ga bolehin saya mengajar di bimbel tempat dia kerja. Tapi itu akhirnya jadi cambuk buat saya. Saya jadi tertantang untuk buktiin kalau tanpa bantuan siapa-siapa juga saya bisa dapat kerja.

Eh Desember ini ternyata saya malah dapat pekerjaan tetap. Ya, pekerjaan tetap saya yang pertama. Saya ga bilang ke siapa-siapa kalo saya melamar kerja di tempat ini. Ga ke orang tua, ga juga ke pacar. Makanya mereka kaget tahu-tahu saya sudah dapat kerja di tempat ini. Hehe. Bersyukurnya lagi, tempat kerjanya dekat sekali dari rumah, pekerjaannya menantang, rekan-rekan kerjanya baik-baik. Saya ga perlu waktu lama untuk klop dengan pekerjaan baru ini. Ga henti-hentinya saya bersyukur sama Tuhan. Dan di bulan terakhir di 2010 ini hubungan saya dengan pacar juga baiiiiikkk bangeeettt.. Semoga setahun ke depan kehidupan saya sebahagia sekarang.

Saya percaya Tuhan selalu mendengar doa umatNya. Mungkin masih banyak keinginan saya yang belum dikabulkan Tuhan, tapi saya percaya rencana Tuhan selalu indah pada waktuNya. Saya ga akan berhenti berdoa, memohonkan permintaan-permintaan dan keinginan-keinginan saya pada Tuhan, dan saya juga ga akan berhenti menunjukkan pada Tuhan kalau saya layak mendapat berkahNya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s