Antara Perempuan dan Operasi Plastik

Mendengar ada perempuan yang operasi pembesaran payudara sepertinya sudah lazim ya.. Ada berapa banyak coba perempuan di dunia ini yang membenamkan silikon ke payudaranya supaya jadi lebih seksi (menurut mereka).. Saya pribadi tidak pernah suka mendengar ada perempuan yang mengoperasi plastik bagian-bagian tubuhnya mau itu payudara kek, sedot lemak kek, operasi bibir kek, apa kek, dengan alasan kecantikan.. Buat saya itu menyedihkan dan tidak menghargai anugrah Tuhan..

Dulu waktu saya gendut saya malah suka sebel dengan payudara saya, karena menurut saya besarnya mengganggu, dan menyulitkan saya juga dalam memilih pakaian.. Toh saya bersyukur karena Tuhan sudah memberi saya payudara dengan ukuran itu, tanpa saya harus operasi segala.. Pun ketika saya jadi kurus dan sebagian ukuran payudara saya pergi bersama 10 kg berat tubuh saya, saya masih bersyukur dan berterima kasih.. Biarpun kadang saya merasa bagian atas tubuh saya jadi rata, hehehe, saya bahagia karena saya tidak lagi repot memilih pakaian..

Sayangnya, banyak perempuan yang tidak satu pemikiran dengan saya.. Masih banyak perempuan yang, kalau sudah berkaitan dengan payudara, beranggapan “the bigger is better”.. Saya pun miris waktu kemarin baca di Koran Tempo ada seorang model kelahiran Brasil bernama Sheyla Hershey yang mesti dilarikan ke rumah sakit setelah gagal menjalani suntik silikon untuk pembesaran payudara.. Yang mencengangkan, si Sheyla ini padahal sudah sekian kali menjalani pembesaran payudara sebelumnya.. Ukuran payudaranya terakhir aja 34 FFF, dan dia sudah memegang rekor pemilik payudara terbesar di dunia..

Dasar manusia memang sulit puas, dia merasa belum cukup dan mau membesarkan lagi payudaranya sampai ukuran 38 KKK.. Saya bahkan gak punya bayangan seperti apa payudara seukuran itu.. Masih menurut Koran Tempo, hukum di Teksas, tempat tinggal model tersebut sekarang, punya batasan jumlah silikon yang boleh dimasukkan ke tubuh manusia, tapi perempuan ini nekat pergi ke Brasil untuk memungkinkan dia melakukan operasi payudara yang dia mau.. Akhirnya ternyata operasinya gagal, dia jadi sakit, katanya sih demam dan dadanya sesak.. Ya iyalah, dengan payudara sebesar itu, siapa sih yang gak susah bernapas..

Jadi miris sekali saya baca berita ini.. Saya jadi ingat omongan salah seorang dosen saya waktu kuliah dulu, Ibu Melani Budianta.. Beliau bilang, “everything in this world is constructed.” Semua hal di dunia ini dikonstruksikan.. Kalau ada yang bilang perempuan kurus lebih cantik dari perempuan gendut, itu hanya konstruksi.. Kalau ada yang percaya payudara berukuran besar lebih menarik, itu juga hasil konstruksi.. Berapa banyak coba konstruksi tentang kecantikan yang kita, sebagai anggota masyarakat, akrabi? Berapa banyak juga perempuan yang terpenjara di konstruksi kecantikan yang menyiksa? Sheyla Hershey bukan satu-satunya..

Heidi Montag, salah satu selebriti Hollywood, beberapa waktu lalu sempat heboh diberitakan di mana-mana karena dia menjalani 10 operasi plastik dalam 1 hari.. Dia dicibir habis-habisan sama banyak media.. Beberapa hari kemudian dia bilang dalam suatu wawancara kalau dia hepi banget sama hasil operasinya dan dia pun membela diri dari kritik-kritik yang dialamatkan ke dia.. Bahkan suaminya membela dia mati-matian, dan bilang kalau dia pun seneng dengan penampilan istrinya setelah operasi.. Wekss.. Guess what, beberapa hari lalu saya baca di Perezhilton kalau tenyata si Heidi ini menyesal dengan operasi-operasi plastik yang dia lakukan beberapa waktu lalu.. Dia bilang sekarang badannya (terutama bagian-bagian yang dioperasi) sakit terus..

Menurut saya, itu bukti bahwa tidak semua operasi plastik yang hanya ditujukan untuk kepentingan kecantikan dan bukan kesehatan membawa hasil positif..  Victoria Beckham, contohnya, dulu dia bilang dia bela-belain operasi memperbesar payudaranya demi suaminya.. Faktanya tetap saja David Beckham ketahuan selingkuh berapa kali.. Sharon Osbourne juga bilang dia menyesal sudah memperbesar payudaranya beberapa tahun silam, karena sekarang dia merasa payudaranya itu mengganggu kesehatannya akibat ukurannya yang terlalu besar untuk tubuhnya.. Jdi kepikiran, kira-kira “diva” Indonesia yang terkenal doyan operasi plastik itu bakan menyesal juga gak ya pernah operasi plastik..

So, please, ladies, is it still worth the risks? Open your eyes, think smart.. There’s so much more important things in this world than having a so-called sexy bodies.. There’s so much more worth doing things than lying on the operation table and getting silicon put on your breasts, or getting your lips or hips or tummy done.. There’s so much more important things than pleasing your boyfriend or husband..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s